Kamis, 11 Februari 2016

SERIAL NEGARA DAN IDEOLOGI I

Arti Ideologi Secara Umum

            Kata ideologi mungkin bukanlah kata asing ditelinga kita, sejak kita SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi, kita tetap menjumpai kata ini. Sebelum berbicara lebih jauh mengenai ideologi politik dunia ada baiknya kita memahami dahulu apa itu ideologi, bagaimana ideologi bisa sampai ada, dan apa fungsi ideologi. Setelah memahami ini semua barulah kita bisa beranjak kepada ideologi-ideologi politik macam apa yang berpengaruh di dunia.
            Walaupun mudah diucapkan namun ketika awal kata ini diciptakan oleh Count Antoine Destutt De Tracy pada tahun 1796 banyak kontroversi terkait penggunaan kata ini, pada awalnya Tracy berusaha untuk mencari padanan kata tentang sains tentang ide. Tracy memisahkan tiga aspek yaitu: ideologi, tata bahasa umum, dan logika. Mengingat setiap aspek adalah penting dan saling berkaitan. Tracy mengatakan bahwa aspek ideologi adalah yang paling umum, mengingat ilmu pengetahuan juga berasal dari ide.
            Kata Ideologi sendiri berasal dari Bahasa Yunani, yaitu ideas dan logos. Ideas berarti gagasan atau ide sedangkan logos berarti ilmu. Berdasarkan hal tersebut, arti secara etimologis (berdasarkan asal kata) dari ideologi adalah sekumpulan ilmu tentang idea atau gagasan yang bertujuan untuk meraih cita-cita bersama. Sedangkan definisi secara terminologis (menurut pendapat para ahli) mengenai apa itu ideologi disampaikan oleh beberapa tokoh penting  seperti Terry Eagleton , Karl Mark, dan Machiavelli.
            Terry Eagleton mengatakan bahwa ideologi adalah proses untuk membentuk arti, tanda, nilai dalam kehidupan, berbeda dengan Terry Eagleton, Karl Mark mengatakan bahwa ideologi merupakan alat untuk mencapai kesejahteraan dan kesetaraan dalam masyarakat, sedangkan Machiavelli mengatakan bahwa ideologi adalah sebuah sistem yang dapat digunakan oleh penguasa untuk melindungi kekuasaannya.
            Dari pengertian secara etimologis dan terminologis diatas dapat kita tarik sebuah kesimpulan mengenai apa itu ideologi. Ideologi sesungguhnya adalah sebuah konsep ide-ide bersama yang terbentuk sebagai akibat munculnya tujuan bersama atau cita-cita bersama dan ada harapan melalui penggunaan dari pada ideologi tersebut akan berhasil meraih tujuan yang diharapkan.
            Pertanyaan kedua yang muncul adalah mengapa ideologi bisa sampai ada, jika kita telusuri lebih jauh maka kita akan melihat tidak ada negara di dunia yang tanpa ideologi. Ideologi sebagai sebuah status quo memberikan pengesahan kepada pemerintah untuk membenarkan setiap tindakannya. Ideologi dapat digunakan oleh pemerintah untuk menindas rakyatnya dengan dalih “hak ketuhanan raja” atau “kehendak negara”. Dengan demikian mungkin mucul dalam benak kita apakah ideologi milik negara? Pertanyaan ini mungkin antara jawanban ya dan tidak, karena pada dasarnya ideologi sebagai sebuah representasi dari suatu negara atau ciri khas sutu negara memang membenarkan dirinya (ideology) sebagi sebuah alat negara, tetapi dalam kehidupan sehari-hari kita melihat bahwa masyarakat pada umumnya pun memiliki ideologi.
            Adanya ideologi tidak dapat kita lepaskan dari sejarah abad ke-17 dimana terjadinya revolusi Prancis dan peran-peran gereja mulai tersingkir dalam kehidupan sosial dan ekonomi, masyarakat yang sebelumnya bersandar pada pelayanan-peayanan yang diberikan oleh gereja berpaling kepada pemerintah dalah hal penyediaan kebutuhan, hal ini berakibat lahirnya semangat atau cita-cita besar untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Cara yang ditempuh waktu itu adalah dengan mengganti ideologi negara yang berdasarkan agama menjadi sebuah ideologi sekuler. Ini merupakan toggak awal bagi munculnya ideologi pemerintahan modern.
Segala sesuatu yang ada di dunia pasti memilki fungsi, tidak terkecuali ideologi. Ideologi pada dasarnya berfungsi sebagai dasar etika pada pelaksanaan kekuasaan politik, ideologi juga bisa mempersatukan rakyat sutu negara atau pengikut suatu gerakan yang berusaha mengubah negara. Ideologi yang memungkinkan adanya komunikasi simbolis antara pemimpin dan rakyatnya, untuk berjuang bahu-membahu demi prinsip bukan pribadi. Ideologi juga merupakan suatu pedoman untuk memilih kebijakan dan perilaku politik. Ideologi juga memberikan cara kepada mereka yang menginginkan serta kepada yang yakin akan akan arti keberadaan dan tujuan tindakannya.
            Setelah kita memahami apa itu ideologi barulah kita akan sampai pada pertanyaan apa saja ideologi politik yang berpengaruh didunia. Ideologi-ideologi yang banyak digunakan oleh negara-negara besar di dunia dan mempengaruhi kebijakan politik yang diambil oleh suatu negara. Disini hanya akan di bahas beberapa ideologi yang paling berpengaruh di dunia seprti liberalisme, sosialisme, komunisme, dan konservatisme.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar